Pemerintah Propinsi Sulteng Ajak Pemerintah Tiongkok Kembangkan Tanaman Kedelai

Pemerintah Propinsi Sulteng Ajak Pemerintah Tiongkok Kembangkan Tanaman Kedelai

KABAR LUWUK, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura , Didampingi Plt, Stap Ahli SDM dan Pengembangan Kawasan wilayah Drs. Dahri Saleh M.Si. Mengikuti Rapat Virtual dengan Direktur Departemen Penelitian Kedelai Tiongkoh  dan Investor Chansun Group, Jumat , 23/7/2021.

Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura , Melakukan Rapat Virtual Dengan Pemerintah Tiongkok dan Investor Chansun Group , dalam rangka Pengembangan Pertanian , Tanaman Kedelai di Propinsi Sulawesi Tengah , dan diikuti Oleh Bupati Sigi Irwan Lapata, Sekda Propinsi Sulawesi Tengah Mulyono, SE,Ak, MM, Kepada Dinas Terkait , Ridha Saleh selalu Tim Asistensi Gubernur.

Pemerintah Propinsi Sulteng Ajak Pemerintah Tiongkok Kembangkan Tanaman Kedelai

Gubernur Sulawesi Tengah menyambut baik atas kemauan Pemerintah Tiongkok dan Perusahaan Chansun Group yang sebagai Investor , Gubernur juga menyampaikan bahwa Pengembangan luas Tanam Kedelai di Propinsi Sulawesi Tengah sampai saat ini masih seluas 4.000 ha , tetapi Potensi Lahan untuk Tanaman Kedelai sangat luas bisa mencapai 30.000 Ha,  baik di sigi dan kabupaten lainnya .

” Kedepan dengan adanya kerjasama dengan Pemerintah Tiongkok melalui perusahaan Chansun Group , luas tanam Kedelai dimaksimalkan dan produksi bisa ditingkatkan dan kesiapan Pemerintah Tiongkok untuk membeli Hasil Produksi Kedelai Masyarakat .” Terang Rusdy.

Yang Zhonglu Wakil Direktur Departemen Penelitian Kedelai Tiongkok , menyampaikan bahwa Pemerintah Tiongkok sangat berterimakasih atas kesediaan Gubernur Sulawesi Tengah untuk bekerja sama dengan Pemerintah Tiongkok untuk meningkatkan Produksi Pertanian Kedelai di Sulawesi Tengah , Pemerintah Tiongkok akan memberikan Dukungan Bibit dan Rekayasa Tehnologi Pertanian untuk meningkatkan produksi Kedelai , Pemerintah Tiongkok tahun 2020 total import kedelai mencapai 100,33Juta Ton yang diimport dari berbagai negara , kedepan kebutuhan Import Kedelai Negara Tiongkok terus meningkat dan memberikan keuntungan yang sangat tinggi dan  untuk memenuhi kebutuhkan tersebut Pemerintah Tiongkok akan serius untuk mewujudkan kerjasama ini .

Diakhir Pertemuan tersebut Gubernur memintah Pemerintah Tiongkok dan Delegasinya datang ke Palu guna menyepakati dalam MOU , agar kerjasama ini dapat cepat dilaksanakan dan masyarakat sulawesi tengah khususnya petani dapat merasakan dari Kerjasama ini , Kata Gubernur , saya akan melakukan dukungan Pembangunan Infrastruktur untuk meningkatkan akses ke daerah daerah yang memiliki Potensi Pengembangan Pertanian Kedelai, saya juga sudah menandatangani MOU dengan BRI untuk memberikan Fasilitas Kredit Kepada Masyarakat Petani , harapan kita agar Pertumbuhan Pembangunan Sulawesi Tengah berdampak dengan tingkat kesejahtraan Masyarakat , jangan lagi Pertumbuhan Pembangunan Sulawesi Tengah Tinggi tetapi masyarakat kami masih sangat yang miskin , kedepan Anomali ini tidak terjadi lagi.** ( IMKL)

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/id-ID/sdk.js#xfbml=1&appId=304542143957784&version=v2.8”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.